Undangan

Kekuatanku adalah Kelemahanku, dan Kelemahanku adalah Kekuatan-Nya

Kebersamaan

Upacara Bendera

Jadilah MATA DAN SALURAN BERKAT bagi mereka...

Kegiatan Paskah Gn. Salak

 

Sejarah Kami

Eksistensi anak dan individu berkebutuhan khusus di Indonesia sangat besar jumlahnya. Oleh karena itu, Yayasan Elsafan hadir di Indonesia, untuk :

  • Menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, orang tua/keluarga, serta anak-anak dan individu yang berkebutuhan khusus dalam penanganan dan pendapingan, serta perhatian yang masih sangat minim.
  • Membantu proses pendidikan dan pelatihan.
  • Mensukseskan pemberantasan buta huruf dan pencerdasan masyarakat Indonesia.

Khususnya bagi anak-anak dan individu yang berkebutuhan khusus, dalam hal ini adalah:

  1. Tunanetra / A (Murni yaitu gangguan hanya pada penglihatan)
  2. Tunanetra plus / A+ (Ganda yaitu tunanetra dengan gangguan fisik, mental, perilaku, emosi, komunikasi, autis dll

7 Februari 2006, Yayasan Elsafan berdiri melalui gagasan saudara RitsonRitson Manyonyo, Sth. (Seorang tunanetra yang mengalami kebutaan pada tahun 1999) dengan mengajak 6 orang tunanetra lainnya dan seorang volunteer yakni Toni Simon, SE., Robert Hutabarat, Gabriela Kumalayani, Fajar Kurniawan, Cicilia Herawati, Elfrina Simanjuntak, SS., dan Januar, bertempat di kediaman saudara Toni Simon, SE., bersepakat, dengan doa dan iman kepada Tuhan, membentuk suatu wadah yang dinamai ELSAFAN MINISTRY. Pada saat itu, baru berupa komunitas.

23 Mei 2007, dicatatkan ke kantor notaries Lannie Indah Kesuma, SH. Karena melihat perkembangan yang ada, baik dari segilayanan terhadap anak, jumlah anak, maupun kuantitas serta kualitas pendamping. Untuk selanjutnya, berganti nama dari ELSAFAN MINISTRY menjadi YAYASAN ELSAFAN.

26 November 2007, memiliki kekuatan hukum tetap dari Kementrian Hukum dan HAM.

30 Oktober 2008, mendapatkan Ijin Operasional Yayasan dari Departemen Sosial.

24 Maret 2010, memperoleh ijin pendirian Panti Sosial Anak Asuh Cacat Elsafan dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

10 Juli 2012, memperoleh Izin Prinsip SLB A & A+ Elsafan dari Departemen Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

MOTTO KAMI

Kekuatanku adalah Kelemahanku,

Dan Kelemahanku adalah Kekuatan-Nya

 

SLOGAN KAMI

Satukan Hati, Menjadi MATA Bagi Mereka,

Dalam Berbagi Kasih Dan Harapan